Nama lain : Ora, Biawak Raksasa
Suku : Varanidae

Latar Belakang
Biawak Komodo adalah jenis binatang pubra yang sampai sakarang masih hidup di dunia dan merupakan satwa endemik. Satwa ini dilindung berdasarkan Ordonansi dan Perlindungan Binatang Liar 1931 No. 134 dan 266.
Pertelaan
Biawak komodo disebut juga biawak raksasa, karena termasuk jenis biawak yang paling besar. Panjang badannya sampai 3 mater dengan berat badannya mencapai 140 kg. Ekornya panjang, gemuk agak pipih, sedangkan kepalanya bermoncong tidak runcing. Lidahnya panjang, bercabang dua diujungnya dan berwarna kuning kemerah-merahan. Seluruh tubuhnya kulit kera, berwarna hitam keabu-abuan. Kulit binatang ini bercorak khusus, kecuali pada biawak yang muda, kulitnya berkembang-kembang berwarna hitam kekuning-kuningan. Ekor binatang ini merupakan alat yang ampuh untuk meroboh kan mangsanya dalam sekali serangan.
Biawak Komodo adalah jenis binatang pubra yang sampai sakarang masih hidup di dunia dan merupakan satwa endemik. Satwa ini dilindung berdasarkan Ordonansi dan Perlindungan Binatang Liar 1931 No. 134 dan 266.
Pertelaan
Biawak komodo disebut juga biawak raksasa, karena termasuk jenis biawak yang paling besar. Panjang badannya sampai 3 mater dengan berat badannya mencapai 140 kg. Ekornya panjang, gemuk agak pipih, sedangkan kepalanya bermoncong tidak runcing. Lidahnya panjang, bercabang dua diujungnya dan berwarna kuning kemerah-merahan. Seluruh tubuhnya kulit kera, berwarna hitam keabu-abuan. Kulit binatang ini bercorak khusus, kecuali pada biawak yang muda, kulitnya berkembang-kembang berwarna hitam kekuning-kuningan. Ekor binatang ini merupakan alat yang ampuh untuk meroboh kan mangsanya dalam sekali serangan.